Belajar Matematika Online

Ada Cinta di Matematika Bagian 1

Dahulu aku belum pernah merasakan cinta yang sejenis ini. Bagaikan berada di lingkaran satuan yang aku adalah titik di dalam lingkaran itu. 

Aku bisa berubah tak bisa seperti fungsi konstan. Akan kujadikan himpunan-himpunan perasaan ini kupetakan kepadamu dan kuinginkan cintaku ini adalah 'satu-satu dan pada' atau cinta yang bijektif di antara kita.  

Andaikan cintaku ini bagaikan relasi hati ke hati yang transitif maka akan aku mengadu kepada Allah, Ya Allah jika dia jodohku maka limitkanlah hatiku ke hatinya seperti epsilon dan jika ia bukan jodohku maka jaukanlah dan supremumkanlah sehingga hatiku terbatas ke hatinya. Engkaulah yg tahu unsur identitas cintaku.  

Seiring berjalannya titik-titik rindu ini yang membentuk kurva cinta maka akan aku integralkan hatiku ke hatimu supaya engkau tahu berapa luasnya cintaku. Akan aku rekonstruksikan cinta ini konvergen ke hatimu. 

Hatiku selalu saja tak-trdefinisi ketika mendengar namamu disebut-sebut. Begitulah hatiku berubah-ubah bagaikan fungsi yang tidak terdiferensialkan dimana-mana. Ya memang hatiku sudah terdiferensialkan di hatimu. 

Aku ingin melanjutkan cinta ini di Institut Tenda Biru (ITB) supya cinta kita terdefinisi secara mutlak di barisan kasih sayang yg berhingga. Aku tidak harus memberi tahu ada 1 di depan variabel x. Aku tidak harus memberi tahu ada basis 10 dalam logaritama. Aku tdk akan mengatakan cinta kepadamu karena cinta itu dibuktikan. Ya, akan aku buktikn cintaku konvergen dihatimu, cintaku terintegralkan di hatimu, cintaku kontinu sepanjang engkau menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih engkau cintai di atas segala-galanya meskipun ada masa kita harus berpisah karena cinta kita ini memiliki syarat nilai awal dan syarat batas yg tergantung juga dengan waktu dan posisinya bgitulah cinta kita ini bagaiakan persamaan diferensial yang hnya mempunyai dua solusi yaitu putus atau menikah. Dan kombinasinya juga solusi cinta kita karena kita tak selamanya bersama. 

Meskipun cinta kita ini kontinu dalam barisan kasih sayang tetapi engkau pun tahu akan terturunkan juga dibarisan kesedihan. Ya engkau tak perlu merasa sedih karena cinta kita ini adalah Cinta karena Allah yang diciptakan tetapi tidak bisa dimusnakan. Karena "Engkau akan bersama dengan yang engkau cintai". 

Surat Cinta dari Muhammad Fredi  yang dikoreksi ulang.

Berlangganan Update Artikel Terbaru via Email:

2 comments:

Komentar yang tidak baik atau menampilkan segala hal yang tidak baik, tidak akan kami setujui atau akan kami hapus!

Copyright © Matematika Ku Bisa. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design