Belajar Matematika Online

Iklan Baris Pencarian

Prev

Next

Persamaan Diferensial Tingkat 2

Pada bacaan sebelumnya di Persamaan Diferensial Tingkat 1, sudah dijelaskan bahwa tulisan-tulisan untuk kategori Persamaan Diferensial hanya membahas PD yang dapat diselesaikan secara eksak. Yang dimaksud PD Tingkat 2 juga sudah dibahas di situ, yaitu PD yang memuat derivatif dalam persamaan paling tinggi adalah 2. Silahkan baca Pengertian Persamaan Diferensial Biasa, Linier, dan Tak Linier.

Pada PD Tingkat 2, insya Allah dibahas materi-materi berikut ini.
  • PD Khusus Tak Linier
  • PD Linier Orde 2 Homogen dengan Koefisien Konstan
  • PD Linier Orde Dua Tak Homogen dengan Koefisien Konstan
Pada PD khusus tak linier kita menggunakan metode reduksi tingkat. Jadi, ada PD khusus tingkat 2 tak linier yang dapat direduksi menjadi PD tingkat 1 dengan melakukan pemisalan, sehingga dengan bentuk PD tingkat 1 nya tersebut, kita dapat menyelesaikannya dengan suatu cara yang ada pada PD tingkat 1. Kemudian menjadi sederhanalah penyelesaian PD tingkat 2 nya, dengan mengembalikan kembali variabel yang telah dimisalkan tadi.

Pada PD linier orde 2 homogen dengan koefisien konstan, kita menggunakan kriteria akar-akar persamaan karakteristik yang terdiri dari 3 kemungkinan, yaitu dua akar real berbeda, dua akar real kembar, dan dua akarnya kompleks.

Pada PD linier orde 2 tak homogen dengan koefisien konstan, solusi umnya berbentuk $y=y_c +y_p $ dengan $y_c $ solusi PD homogen dan $y_p $ adalah solusi khusus dari persamaan tak homogen. Adapun solusi khusus dapat dicari dengan 3 metode berikit ini.
  1. Metode Koefisien Tak-Tentu
  2. Metode Variasi Parameter
  3. Metode Operator
Untuk memudahkan para pembaca, pembahasan penyelesaian PD Tingkat 2 ini, saya beri label PD Tingkat 2.

Search for "Differential Equations":

Persamaan Diferensial Tingkat 1

Kita telah membahas pengertian persamaan diferensial, bagaimana membentuk persamaan diferensial, dan apa yang dimaksud dengan solusi persamaan diferensial pada tulisan Pengantar Persamaan Diferensial.

Ada persamaan diferensial biasa yang hanya menggunakan satu variabel bebas dan persamaan diferensial parsial yang sudah menggunakan lebih dari satu variabel bebas. Dari persamaan-persamaan diferensial tersebut ada yang bersifat linier dan tidak linier. Silahkan baca Pengertian Persamaan Diferensial Biasa, Linier, dan Tak Linier.

Jika dilihat dari persamaannya, suatu variabel tak bebasnya terturunkan 1 kali maka itu PD tingkat 1, jika terturunkan 2 kali maka disebut PD tingkat 2, dst.

Ketika membahas masalah persamaan dalam matematika, maka yang jadi inti pembahasannya adalah menemukan solusi dari persamaan tersebut. Ada persamaan yang bisa diselesaikan secara eksak dan tidak bisa diselesaikan secara eksak sehingga penyeleaaian persamaan tersebut menggunakan metode numerik. Maka dalam pembahasan materi Persamaan Diferensial pada blog ini, hanyalah materi-materi yang bisa diselesaikan secara eksak. Adapun jika ada yang menggunakan metode numerik, itu sebagai tambahan saja. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Persamaan diferensial tingkat (orde) 1 yanga dibahas di sini adalah:
  • PD Linier Tingkat (Orde) 1
  • PD Tingkat Satu Khusus Diubah ke PD Linier Tingkat 1 yang meliputi PD Bernouli, PD Riccati
  • PD Tingkat 1 (Linier atau Tak-Linier) dengan Variabel Terpisah
  • PD Reduksi Terpisahkan (PD Homogen)
  • PD dengan M(x,y) dan N(x,y) Linier tetapi Tidak Homogen
  • PD Eksak
  • PD Tak Eksak
Itilah materi-materi yang insya Allah dibahas dalam blog ini, saya akan memberi label PD Tingkat 1 sehingga para pembaca bisa mememukan secara cepat materi-materi yang telah ditulis. Demikian tulisan kami ini, semoga bermanfaat.

Bacaan selanjutnya Persamaan Diferensial Tingkat 2.

Search for "Differential Equations"

Persamaan Diferensial Biasa Linier Orde n

Berdasarkan bacaan sebelumnya Pengertian Persamaan Diferensial Biasa, Linier, dan Tak Linier. Maka, kita dapat menuliskan bentuk umum PD Linier orde n sebagai berikut.

$a_n (x)y^{(n)}+a_{n-1}(x)y^{(n-1)}+... \\ +a_2 (x)y"+a_1 (x)y'+a_0 (x)y=f (x) $

Bila tidak dapat dinyatakan dalam bentuk di atas dikatakan PD tidak linier. Bila f(x)=0 maka disebut PD Linier Homogen sedangkan bila $f(x) \neq 0$ maka disebut PD Linier Tak-Homogen.

Untuk kasus n=1 disebut PD Linier Orde 1 dan untuk n=2 disebut PD Linier Orde 2.

$a_n(x) $ menyatakan fungsi ke-n dalam variabel x, yang dalam hal ini berkedudukan sebagai koefisien. Apabila $a_n(x) $ fungsi konstan maka disebut PD Linier dengan Koefisien Konstan.

Misal diberikan fungsi $y=sin \ x - cos \ x+1$. Bila dilakukan penurunan sebanyak dua kali, yakni $y'=cos  \ x+ sin \ x $ dan $y"=-sin \ x+ cos \ x $ diperoleh hubungan $y"+y=1$ (PD Linier tak Homogen orde 2 dengan koefisien konstan).

Cara memperoleh hubungan tersebut, telah dibahas pada tulisan Pengantar Persamaan Diferensial mengenai bagaimana menyusun persamaan diferensial biasa.

Fungsi $y=sin  \ x - cos \ x +1$ disebut solusi PD $y"+y=1$. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah jika diberikan suatu PD linier orde n, bagaimana cara mendapatkan solusinya?  Penyelesaian PD Linier orde n, kita bahas terpisah pada tulisan lain dengan memberikan judul tersendiri dalam dua bahasan, yaitu bagaimana menyelesaikan PD Linier Orde 1 dan PD Linier Orde 2. Silahkan baca selanjutnya berikut ini.
  1. Persamaan Diferensial Tingkat 1 ✔
  2. Persamaan Diferensial Tingkat 2
Search for "Differential Equations"

Pengertian Persamaan Diferensial Biasa, Linier, dan Tak Linier

Bacaan sebelumnya Masalah Syarat Awal dan Syarat Batas. Pada tulisan tersebut dijelaskan bahwa dalam pemodelan fenomena perubahan dunia nyata, syarat awal sering dikaitkan dengan variabel waktu sedangkan syarat batas sering dikaitkan dengan variabel posisi. Jika melibatkan keduanya, membentuk persamaan diferensial.

Pada tulisan kali ini, kita akan membahas pengertian persamaan diferensial biasa, persamaan diferensial linier dan tak linier beserta dengan contohnya.

Pengertian Persamaan Diferensial Biasa


Persamaan diferensial biasa (PDB) adalah suatu persamaan diferensial yang melibatkan hanya satu variabel bebas. Jika diambil y(x) suatu fungsi dengan y disebut variabel tak bebas dan x variabel bebas, maka suatu persamaan diferensial biasa dapat dinyatakan dalam bentuk:

$F(x, \ y, \ y", \ ... \ y^{(n)})=0$

Order dari suatu PDB didefinisikan sebagai tingkat dari derivatif tertinggi yang muncul dalam persamaan diferensial. Derajat dari suatu PD adalah pangkat tertinggi dari suku derivatif tertinggi yang muncul dalam PD.

Contoh: 
  1. $1+ ( \frac{dy}{dx} )^2 = 3 \frac{d^2y}{(dx)^2}$ adalah PDB tingkat dua berderajat satu.
  2. $x (y")^3+(y')^4-y=0$ adalah PDB tingkat dua berderajat tiga.
Pengertian Persamaan Linier dan Tidak Linier

Suatu PD adalah linier jika dan hanya jika setiap suku persanaan yang memuat variabel terikat atau derivatif-derivatifnya adalah berderajat 1. 

Contoh:
  1. $y"+4xy'+2y=cos \ x $ adalah PD biasa, linier, dan berorde 2.
  2. $y"+4yy'+y'+2y=cos \ x$ adalah PD tidak linier karena memuat $yy'$.
  3.  $\frac {d^2u}{(dx)^2}+ \frac {dv}{dt}+u+v=sin \ (u)$ adalah PD parsial, linier dalam v, tetapi tidak linier dalam u karena ada fungsi $sin \ (u) $. Jadi, PD tersebut tidak linier.
  4. $\frac {d^2x}{(dt)^2}+ \frac{dy}{dt}+xy =sin \ (t) $ adalah linier dalam setiap variabel tak bebas x dan y tetapi tidak linier dalam himpunan {x, y}. Jadi, PD tersebut tidak linier.
Bacaan selanjutnya Persamaan Diferensial Biasa Linier Orde n.

Search for "Differential Equation"

Masalah Syarat Awal dan Syarat Batas

Melanjutkan tulisan sebelumnya Pengantar Persamaan Diferensial. Kita akan membahas pada kesempatan ini, Masalah Syarat Awal dan Syarat Batas.

Misalkan diberikan PD: $a_2(x)y"+a_1(x)y'+a_0(x)y=r(x)$ dengan $a_2(x)$, $a_1(x)$, $a_0(x)$ dinamakan koefisien-koefisien dapat sebagai fungsi dari x atau konstanta; dan r(x) merupakan fungsi kontinu pada $a \le x \le b $ dengan $a_2 \neq 0$. Jika PD tersebut mempunyai syarat awal:
$y (x_0)=y_0$ dan $y'(x_0)=y_1$
Maka bentuk
$a_2(x)y"+a_1(x)y'+a_0(x)y=r(x)$
$y (x_0)=y_0$ dan $y'(x_0)=y_1$
disebut sebagai Masalah Syarat Awal.

Search "Fungsi Kontinu".

Jika PD dilengkapi dengan kondisi di ujung-ujung pada interval $a \le x \le b $, misalkan y(a)=A dan y(b)=B maka disebut sebagai Masalah Syarat Batas yang disajikan dalam bentuk:
$a_2(x)y"+a_1(x)y'+a_0(x)y=r(x)$
$y (a)=A$ dan $y(b)=B$

Dalam pemodelan fenomena perubahan di dunia nyata, syarat awal ini sering dikaitkan dengan variabel waktu sedangkan syatat batas sering dikaitkan dengan variabel posisi. Jika melibatkan keduanya, model matematikanya berbentuk persamaan diferensial.

Masalah syarat awal selalu mempunyai solusi dan solusi ini pasti tunggal seperti yang dijamin oleh teorema eksistensi dan ketunggalan solusi masalah syatat awal. Adapun untuk masalah syarat batas mempunyai tiga kemungkinan solusi, yaitu solusi tunggal, solusi banyak, atau tidak ada solusi.

Misalnya $y_1(x) $ dan $y_2 (x) $ merupakan dua solusi yang bebas linier dari persamaan $a_2(x)y"+a_1(x)y'+a_0(x)y=r(x)$ seperti $y_p $ merupakan solusi khususnya maka solusi umumnya berbentuk $y_p (x)=C_1y_1 (x)+C_2 y_2 (x)+y_p (x) $.

Dengan menggunakan sistem batasnya, maka:
$y (a)=C_1y_1 (a)+C_2 y_2 (a)+y_p (a) \\  <=> C_1y_1 (a)+C_2 y_2 (a)+y_p (a)=A $
$y (b)=C_1y_1 (b)+C_2 y_2 (b)+y_p (b) \\ <=> C_1y_1 (b)+C_2 y_2 (b)+y_p (b)=B $

Dari sini,
$C_1y_1 (a)+C_2 y_2 (a)=A-y_p (a)$
$C_1y_1 (b)+C_2 y_2 (b)=B-y_p (b)$

Kedua persamaan di atas membentuk sistem persamaan linier nonhomogen dalam $C_1$ dan $C_2$ yang mempunyai tiga kemungkinan solusi yaitu solusi tunggal, solusi banyak, atau tidak punya solusi.

Baca selanjutnya Pengertian Persamaan Diferensial Biasa, Linier, dan Tak Linier

Search for "Differential Equation"

Pengantar Persamaan Diferensial

Persamaan diferensial (PD) merupakan salah satu mata kuliah yang pernah saya pelajari. Saya ingin berbagi catatan di blog ini tentang materi Persamaan Diferensial. Bagi kalian yang ingin mengikuti catatan-catatan ini silahkan untuk melihatnya pada kategori Persamaan Diferensial.

1. Pengertian Persamaan Diferensial

Persamaan diferensial adalah sebuah persamaan yang mengandung sebuah fungsi yang tak diketahui dan derivatif-derivatifnya. Jika pada persamaan tersebut, hanya terdapat satu variabel bebas yang terlibat maka disebut persamaan diferensial biasa (PDB) dan jika lebih dari satu variabel bebas yang terlibat maka disebut persamaan diferensial parsial.

2. Membentuk Persamaan Diferensial

Jika diketahui suatu fungsinya maka untuk membentuk persamaan diferensialnya, diturunkan sampai orde (tingkat) ke banyaknya konstanta yang termuat dalam fungsi dan kemudian mengeliminasi konstanta-konstanta berdasarkan banyaknya konstanta+1 persamaan.

Silahkan search "Pengertian Konstanta".

Misalnya diberikan fungsi $y=A sin \ 3x + B cos \ 3x $. Kita akan membentuk persamaan diferensial dari fungsi tersebut.

Pertama, kita turunkan y terhadap x sampai turunan kedua karena terdapat dua konstanta yang ingin kita hilangkan yang termuat dalam fungsi, yaitu A dan B.

$y=A sin \ 3x + B cos \ 3x \ .... (1)$
$\frac{dy}{dx} = 3A cos \ 3x - 3B sin \ 3x \ .... (2)$
$\frac{d^2y}{(dx)^2} = -9A sin \ 3x - 9B cos \ 3x \ .... (3)$

Kedua, kita mengeliminasi konstanta A dan B dengan menggunakan pers 1 dan 3, sehingga kita peroleh:

$\frac {d^2y}{(dx)^2} + 9y=0$

Jadi, persamaan diferensial rumpun kurva tersebut adalah  $\frac {d^2y}{(dx)^2} + 9y=0$ atau bisa juga ditulis dengan $y"+9y=0$

3. Menyelesaikan Persamaan Diferensial

Menyelesaikan persamaan diferensial adalah menemukan y=f(x) yang memenuhi suatu PD dan inilah yang disebut sebagai solusi PD.

a. Solusi Umum: Sebuah solusi yang dinyatakan secara eksplisit atau implisit yang memuat semua solusi yang mungkin atas suatu domain. Solusi umum ini memuat n konstanta sebarang.

b. Solusi Khusus: Solusi yang tidak memuat konstanta sebarang.

c. Solusi Singular: Dalam beberapa kasus terdapat solusi lain dari peraamaan yang diberikan oleh solusi tersebut ternyata tidak dapat diperoleh dengan memberikab nilai tertentu pada sembarang konstanta dari solusi umum.

Demikian pembahasan singkat ini, semoga dapat dipahami.

Baca selanjutnya Masalah Syarat Awal dan Syarat Batas.

Search for "Differential Equation"

Cara Mencari Info Lowongan Kerja di Daerah Anda

Cara Mencari Info Lowongan Kerja di Daerah Anda
Info lowongan kerja banyak dicari oleh orang-orang yang sangat butuh dengan pekerjaan. Apalagi bagi mereka yang baru saja menyelesaikan pendidikan. Bagi yang berpendidikan tinggi, mungkin mudah saja bagi mereka mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang mereka. Namun, tidak selalu berlaku bagi tamatan SMA/SMK (sederajat). Persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat, ditemukan banyak sarjana memilih bekerja tidak sesuai dengan bidangnya. Bekerja tidak sesuai bidang pendidikan, bagi mereka tidak menjadi masalah, yang penting bagi mereka adalah kehalalannya. Tak heran jika ada slogan "kerja apa saja yang penting halal".

Pekerjaan yang tidak ada pensiunnya adalah berdagang. Asalkan kita memiliki barang atau jasa yang bisa dijual. Tidak sedikit yang memilih untuk menjadi penjual. Bahkan kalau mau dipikir sumber pendapatan tertinggi itu diperoleh dari hasil jual beli. Misalnya, jual beli mobil, pesawat, tanah, dll. Hehe. Karena keuntungan serta kecepatan menghasilkan uang dari proses jual beli, tergantung dari apa yang dijual, maka tidak sedikit orang yang memilih menjadi penjual. Apalagi dengan perkembangan internet sekarang ini. Banyak yang menjalankan bisnis Online Shop.


Masuk ke topik utama, salah satu cara mencari info lowongan pekerjaan adalah join ke grup-grup facebook yang ada. Banyak grup-grup facebook yang dibuat dengan judul Lowongan Kerja Kendari, Lowongan Kerja Makassar, Lowongan Kerja Boggor, Lowongan Kerja Surabaya, dan lain-lain. Grup-grup tersebut dibuat khusus untuk suatu daerah tertentu, sehingga yang join adalah orang-orang yang berada di daerah tersebut. Namun, kekurangan dari info yang didapatkan dari grup-grup tersebut adalah rawan penipuan. Maka, Anda harus berhati-hati, jangan mudah percaya dengan orang begitu saja.

Selain dengan menggunakan media sosial facebook, Anda bisa juga memanfaatkan situs pencarian milik Google. Salah satu situs yang terindeks di google saat mencari info lowongan kerja di daerah Anda yang bisa dicoba  adalah Loker Jora Indonesia. Silahkan baca selengkapnya di Loker Jora Indonesia. Di situs tersebut, Anda bisa mengetik langsung pekerjaan apa dan di daerah mana untuk mencati info lowongan kerja, sebagaimana tampak pada gambar berikut ini.


Buat Toko Online Anda secara Gratis

Jika Anda adalah seorang pebisnis online shop yang sudah cukup lama, menjual berbagai barang lewat internet misalnya yang sekarang banyak digemari yaitu melalui situs sosial media seperti facebook, instagram, dan sebagainya, kendala yang terjadi adalah Anda harus selalu terhubung ke internet (online) untuk selalu mempromosikan barang-barang Anda dan menjawab pertanyaan para pelanggan Anda.

Untuk meningkatkan kinerja Anda dengan hasil yang memuaskan, mengapa Anda tidak membuat sebuah "toko online"? Dengan toko online, Anda bisa memposting semua barang beserta rincian dan kategorinya, sehingga Anda tinggal memberikan alamat toko online kepada pelanggan Anda untuk mengecek barang-barang apa saja yang tersedia. Selain itu, pada toko online tersebut juga dimudahkan dengan adanya form pemesanan yang akan di isi oleh pelanggan Anda jika ingin mengorder barang Anda. Ketika pelanggan Anda, mensubmit data-datanya berupa nama, nomor telpon, alamat rumah, dsb maka data-data tersebut akan langsung masuk ke email atau no WA/tlpn Anda.

Di sini saya akan jelaskan bagaimana mendapatkan toko online sendiri jika Anda tidak memiliki kemampuan untuk membuatnya sendiri atau tidak memiliki banyak uang untuk membeli jasa pembuatannya.


1. Buat blog secara gratis di www.blogger.com

Jika Anda memiliki akun gmail maka Anda sudah bisa membuat toko online Anda. Anda tidak perlu mengeluarkan duit untuk membuat tempat memposting barang-barang Anda di blog, karena membuat blog di www.blogger.com adalah gratis.

2. Setelah membuat blog, tentu saja Anda tidak langsung melihat toko online yang saya ceritakan di atas, Anda perlu mengganti template blog khusus yang didesain untuk toko online. Disini, templatenya ada dua yaitu ada yang versi gratis dan ada yang versi premium (berbayar). Versi berbayar tentu saja lebih bagus dan lebih lengkap fitur-fiturnya. Harga template berbayar saat ini adalah sekitar 150 ribu. Namun, bagi Anda yang tidak ingin mengeluarkan uang sebesar itu, tentu pilihan yang ada adalah menggunakan template gratis.


3. Pilih tempate yang responsive (bisa menyesuaikan di berbagai ukuran layar versi mobile maupun desktop), ringan dan cepat diakses, serta tampilannya yang keren. Disini ada dua template yang dipilih yaitu dengan atau tanpa shopping cart. Shopping cart atau keranjang belanja adalah fitur yang mengumpulkan semua barang yang akan dibeli dalam satu kali pemesanan beserta dengan total biayanya. Beda dengan yang tidak memakai shopping cart, produk yang dipesan tidak bisa sekaligus dalam satu tempat (satu laman). Jika Anda seorang reseller, saya sarankan pakai yang tanpa Shoppiny Cart.

Coba cari di 👉 Template Toko Online Gratis

4. Setelah memilih template, silahkan edit atau sesuaikan dengan informasi Anda, seperti judul toko online, deskripsi, kontak Anda dan sebagainya. Posting artikel dengan judul barang yang akan di jual dan isinya adalah rincian-rinciannya pada blog tersebut.

5. Terakhir, disarankan bagi Anda untuk memakai domain seperti .com, .info, dan lain-lain.

Cari domain murah DI SINI

Contohnya, Anda bisa melihat demo blog Toko Online yang saya buat pada alamat www.cekpiona.com dengan blogspot, blog tersebut saya buat khusus untuk jualan di daerah Kab. Konawe. Untuk melihat tutor lengkap pembuatan toko onlinenya beserta template yang saya gunakan, silahkan menuju pada tulisan saya yang lain Cara Buat Toko Online dengan Blogspot.

Daftar Materi OSN Matematika SMA/MA 2018

Bagi Anda yang biasa mengikuti seleksi Olimpiade Siswa Nasional (OSN) sejak dini hingga ke SMA/MA tentu tidak merasa asing lagi dengan materi-materi atau soal-soal yang akan diujikan. Anda minimal sudah tahu bagaimana tingkat kesulitannya dan bagaimana strategi yang jitu dalam menyelesaikan soal-soal tersebut. Namun, bagi mereka yang baru ingin mencoba mengikuti seleksi pada tahun ini atau tahun depan, blog Matematika Ku Bisa berikut ini memberikan  Daftar Materi OSN Matematika SMA/MA 2018 (sebaran dari kemendikbud) yang bisa dijadikan acuan bagi Anda untuk mempersiapkan diri.

A. Bidang Aljabar

1. Sistem bilangan real
o Himpunan bilangan real dilengkapi dengan operasi tambah dan kali
beserta sifat-sifatnya.
o Sifat urutan (sifat trikotomi, relasi lebih besar/kecil dari, beserta sifat-
sifatnya)

2. Ketaksamaan
o Penggunaan sifat urutan untuk menyelesaikan soal-soal ketaksamaan.
o Penggunaan sifat bahwa kuadrat bilangan real selalu non negatif
untuk menyelesaikan soal-soal ketaksamaan.
o Ketaksamaan yang berkaitan dengan rataan kuadratik, rataan
aritmatika, rataan geometri, dan rataan harmonik.

3. Nilai mutlak
o Pengertian nilai mutlak dan sifat-sifatnya
o Aspek geometri nilai mutlak
o Persamaan dan ketaksamaan yang melibatkan nilai mutlak

4. Sukubanyak (polinom)
o Algoritma pembagian
o Teorema sisa
o Teorema faktor
o Teorema Vieta (sifat simetri akar)

5. Fungsi
o Pengertian dan sifat-sifat fungsi
o Komposisi fungsi
o Fungsi invers
o Pencarian fungsi yang memenuhi sifat tertentu

6. Sistem koordinat bidang
o Grafik fungsi
o Persamaan dan grafik fungsi irisan kerucut (lingkaran, ellips, parabola,
dan hiperbola)

7. Barisan dan deret
o Suku ke-n suatu barisan
o Jumlah n suku pertama suatu deret
o Deret tak hingga
o Notasi sigma

8. Persamaan dan sistem persamaan
o Penggunaan sifat-sifat fungsi untuk menyelesaikan persamaan dan
sistem persamaan
o Penggunaan ketaksamaan untuk menyelesaikan persamaan dan sistem
persamaan

B. Bidang Geometri

1. Hubungan antara garis dan titik

2. Hubungan antara garis dan garis

3. Bangun-bangun bidang datar
o Segitiga
o Segiempat
o Segibanyak beraturan
o Lingkaran

4. Kesebangunan dan kekongruenan

5. Sifat-sifat segitiga: garis istimewa (garis berat, garis bagi, garis tinggi, garis
sumbu)

6. Dalil Menelaus

7. Dalil Ceva

8. Dalil Stewart

9. Relasi lingkaran dengan titik
o Titik kuasa (power point)

10. Relasi lingkaran dengan garis:
o Bersinggungan
o Berpotongan
o Tidak berpotongan

11. Relasi lingkaran dengan segitiga:
o Lingkaran dalam
o Lingkaran luar

12. Relasi lingkaran dengan segiempat:
o Segi empat tali busur (beserta sifat-sifatnya)
o Dalil Ptolomeus

13. Relasi lingkaran dengan lingkaran:
o Dua lingkaran tidak beririsan: baik salah satu di dalam atau di luar
yang lain
o Dua lingkaran beririsan di satu titik (bersinggungan): dari dalam atau
dari luar
o Dua lingkaran beririsan di dua titik
o Lingkaran-lingkaran sepusat

14. Garis-garis yang melalui satu titik (konkuren), titik-titik yang segaris
(kolinier)

15. Trigonometri (perbandingan, fungsi, persamaan, dan identitas)

16. Bangun-bangun ruang sederhana

C. Bidang Kombinatorika

1. Prinsip pencacahan
o Prinsip penjumlahan
o Prinsip perkalian
o Permutasi dan kombinasi
o Penggunaan prinsip pencacahan untuk menghitung peluang suatu
kejadian

2. Prinsip rumah merpati (pigeonhole principle, prinsip Dirichlet)

3. Prinsip paritas

D. Bidang Teori Bilangan

1. Sistem bilangan bulat (himpunan bilangan bulat dan sifat-sifat operasinya)
2. Keterbagian (pengertian, sifat-sifat elementer, algoritma pembagian)
3. Faktor persekutuan terbesar dan kelipatan persekutuan terkecil, relatif
prima, algoritma Euklid
4. Bilangan prima
5. Teorema dasar aritmatika (faktorisasi prima)
6. Persamaan dan sistem persamaan bilangan bulat
7. Fungsi tangga

Demikian postingan kami tentang  Daftar Materi OSN Matematika SMA/MA 2018. Semoga bermanfaat, terima kasih atas kunjungannya!

Cara Tepat Mengatasi Template Blog Tidak Bisa Disimpan

Cara Tepat Mengatasi Template Blog Tidak Bisa Disimpan

Pada saat mengedit template blog, jika terjadi kesalahan pengeditan HTML maka template yang telah diedit tersebut tidak bisa tersimpan sebelum kita memperbaiki kesalahan tersebut. Umumnya, jika terjadi kesalahan akan muncul peringatan terjadi kesalahan pada baris sekian yang tertulis di atas kotak edit template dimana tulisan peringatan tersebut adalah berwarna merah.


Kasus berbeda muncul dari blog saya dengan alamat caramembuktikan.blogspot.com, yaitu tidak bisa menyimpan template yang telah diedit (misalnya menambah atau menghapus kode tertentu dari template) dengan tanpa peringatan kesalahannya, sedangkan blog saya yang lain tidak ada masalah seperti ini. Ini yang membuat bingung. Apa yang terjadi dengan blog saya sehingga template yang telah saya edit tidak bisa disimpan?


Karena bingung dengan kejadian tersebut, saya pun menanyakan ke om google, siapa tahu ada blogger lain yang mengalami masalah yang sama. setelah melakukan pencarian dengan kata kunci yang sesuai, saya tidak menemukan solusi dari permasalahan saya. Hanya ada cara yang menurut saya kurang efektif, yaitu mengedit template di luar blog kemudian mengupload template ke blog yang bermasalah  karena tidak bisa menyimpan template yang telah kita edit. Ada juga dengan cara lain sesuai dengan eksperimen yang dia lakukan terhadap blognya itu. Jadi, belum tentu sama dengan penyelesaian masalah pada blog saya, sehingga saya melakukan eksperimen juga dan alhamdulillah mendapat solusi dari permasalahan ini.


Adapun cara tepat mengatasi template blog yang tidak bisa disimpan adalah menemukan kesalahan yang terjadi pada template tersebut dimana kesalahan tersebut tidak disertai peringatan berwarna merah sebagaimana biasanya, yaitu mengklik “Pratinjau Tema”. Setelah mengklik tulisan tersebut, jika ada kesalahan maka pratinjau tidak akan berfungsi dan akan memberikan informasi terjadi kesalahan.


Setelah mengklik tulisan “Pratinjau Tema” pada edit template blog saya yang bermasalah, muncul gambar di bawah ini.


atasi eror save 1


Setelah mengetahui terjadi kesalahan pada widget dengan ID Adsense1, saya kemudian menghapus saja widget tersebut pada edit template (bukan pada menu tata letak) dengan mencari widget dengan ID yang bermasalah tersebut. Setelah itu, saya lakukan pratinjau tema lagi, kemudian mengklik tulisan “Simpan Tema” dan alhamdulillah berhasil tersimpan. Untuk menguji apakah benar-benar tersimpan, saya melakukan klik F5 pada keyboard laptop untuk merefresh halaman dan memang benar-benar tersimpan.


Demikianlah postingan singkat saya, yang berjudul “Cara Tepat Mengatasi Template Blog Tidak Bisa Disimpan”. Semoga dapat bermanfaat, terima kasih atas kunjungannya!

Rumus Statistik Uji Homogenitas

Pengujian homogenitas bertujuan untuk mengetahui apakah objek (tiga sampel atau lebih) yang diteliti mempunyai varian yang sama. Metode yang kami gunakan dalam melakukan uji homogenitas pada penelitian yang berjudul “Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi T.A. 2016/2017” adalah metode varian terbesar dibandingkan dengan varian terkecil (Siregar, 2013: 167).

Kelompok yang kami uji terdiri dari 5 kelas pararel, sehingga hipotesis dalam uraian kalimat adalah sebagai berikut.

H0: Tidak ada perbedaan varian dari beberapa kelompok data
Ha: Ada perbedaan varian dari beberapa kelompok data

Hipotesis statistik:
H0:   $σ_1^2=σ_2^2=σ_3^2=σ_4^2=σ_5^2$
Ha: $σ_i^2≠σ_j^2; \ i≠j $

Kriteria pengujian: apabila $F_{hitung}  ≤ F_{tabel}$  maka H0 ditolak.
  • $F_{hitung}  = \frac{varian \  terbesar}{varian \ terkecil}$
  • $F_{tabel} (0.05, V1_{(n-1)},V2_{(n-1)})$ dengan V1 pembilang dan V2 penyebut. 
Dengan menggunakan aplikasi SPSS, kami menggunakan   uji levene untuk menguji homogenitas data. Misalnya, setelah diperoleh output di bawah ini, diketahui signifikansi sebesar 0.128. Nilai ini menunjukkan bahwa nilai sig.=0.128>α=0.05, maka dapat disimpulkan bahwa kelima kelompok data mempunyai varian yang sama.

Test of Homogeneity of Variances
Nilai UH
Levene Statistic df1 df2 Sig.
1.822 4 141 .128

Telah Hadir Bimbel Audio Matematika untuk Siswa

Di jaman digital ini dengan kemajuan teknologi, informasi, dan komunikasi membuat munculnya berbagai start up. Misalnya, jual beli secara online. Begitu pun pada bidang pendidikan, bimbingan belajarnya ada yang secara online. Untuk itu, admin Matematika Ku Bisa berinisiatif untuk membuat bimbel matematika juga secara online.

Berbeda dengan bimbel-bimbel lain yang menggunakan vidio, kami hanya menggunakan  audio untuk menjelaskan penyelesaian dari soal-soal yang ditanyakan. Mekanismenya adalah sebagai berikut.

  1. Siswa kirim soal ke kami dan mengajukan biaya yang harus dibayarkan.
  2. Kami cek soalnya, kemudian diteruskan ke penjawab soal.
  3. Soalnya dilihat oleh penjawab, kemudian menyetujui atau menolak tawaran. Jika ditolak, penjawab bisa mengajukan tawaran yang diinginkan.
  4. Jika masing-masing sudah cocok, penjawab diberikan waktu untuk menjawab soal tersebut.
  5. Siswa dapat melihat soalnya di Kerja Soal Matematika
  6. Penjawab soal mengirim Gambar dan penjelasannya (file audio) ke siswa.
  7. Siswa menkonfirmasi telah menerima dan memahami penjelasan dari penjawab soal ke kami.
  8. Dana kemudian dikirim ke penjawab soal dengan minimum pengiriman 10k.
Catatan: Biaya bisa dalam bentuk transfer pulsa (belum termasuk jasa penghubung antara siswa dengan penjawab soal). Namun, jika admin sendiri yang jawab maka tidak dikenakan biaya penghubung. Jika ada yang belum jelas, silahkan menuju ke Kontak Bimbel Audio Matematika.

Rumus Uji F Statistik

Uji F merupakan salah satu uji hipotesis penelitian yang  digunakan untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh yang signifikan secara simultan (bersama-sama) variabel bebas terhadap variabel terikat. Uji F termasuk dalam uji statistik paramatrik.

Adapun satu dari tiga hipotesis yang admin uji dalam penelitian adalah:

$H_0$: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara pemahaman konsep limit dan turunan fungsi terhadap hasil belajar integral substitusi siswa kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi.
$H_1$: Terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara pemahaman konsep limit dan turunan fungsi terhadap hasil belajar integral substitusi siswa kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi.

Hipotesis statistik:
$H_0:  β=0$
$H_1:  β≠0$

Untuk menguji hipotesis di atas, gunakan uji-F dengan rumus:

$F_{hitung}= \frac{(R_{X_1,X_2,Y})^2 (n-m-1)}{m(1- R ^2 _{X_1,X_2,Y})  }$

Apabila F hitung > F tabel maka $H_0$ ditolak dan jika F hitung  ≤ F tabel maka $H_0$ diterima. Nilai $F_{tabel}=F_{(α)(dka, dkb )}$ dapat dicari dengan menggunakan tabel F dengan dka=jumlah variabel bebas dan dbk=n-m-1. 

Demikian postingan kami tentang Rumus Uji F Statistik 

Sumber kutipan: Batauga, Fredi. “Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Integral Substitusi Siswa Kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi”. Skripsi. Unaaha: Universitas Lakidende.
IKLAN!
Sekedar info, bagi Anda yang butuh jasa analisis atau menginginkan file input data di MS exelnya untuk analisis data statistik uji F seperti di atas, silahkan menghubungi kami. Terima kasih telah berkunjung.

Rumus Uji t Statistik

Rumus Uji t Statistik

Uji t merupakan salah satu uji yang digunakan untuk uji hipotesis penelitian untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh yang signifikan secara parsial variabel bebas terhadap variabel terikat. Uji t termasuk dalam uji statistik paramatrik.

Adapun dua dari tiga hipotesis yang admin uji dalam penelitian adalah:

1) H0: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara pemahaman konsep limit fungsi terhadap hasil belajar integral substitusi siswa kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi.

H1: Terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara pemahaman konsep limit fungsi terhadap hasil belajar integral substitusi siswa kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi.

Hipotesis statistik:

$H_0: \ \beta_1 =0$

$H_1: \ \beta_1 \neq 0$

2) H0: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara pemahaman konsep turunan fungsi terhadap hasil belajar integral substitusi siswa kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi.

H1: Terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara pemahaman konsep turunan fungsi terhadap hasil belajar integral substitusi siswa kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi.

Hipotesis statistik:

$H_0: \ \beta_2 =0$

$H_1: \ \beta_2 \neq 0$

Untuk menguji kedua hipotesis di atas, admin gunakan uji-t dengan rumus:

$t_i=\frac{b_i}{S_{b_i}^2 }$

Jika –t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel maka H0 diterima dan jika t hitung > t tabel maka H0 ditolak (Siregar, 2013: 408-410).

Untuk mencari nilai dari $S_{b_i}^2$  gunakan rumus berikut ini.

t 1

Keterangan :

$b_i$ = nilai konstanta

$S_{b_i}$ = standar error

$S_{X_1.X_2 }$= standar deviasi regresi berganda

m = Jumlah variabel bebas

n = jumlah sampel = Variavel bebas pertama

X2 = Variabel bebas kedua

Y = Variabel terikat

Demikian postingan kami tentang Rumus Uji t Statistik

Sumber kutipan: Batauga, Fredi. “Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Integral Substitusi Siswa Kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi”. Skripsi. Unaaha: Universitas Lakidende.

IKLAN!

Sekedar info, bagi Anda yang butuh jasa analisis atau menginginkan file input data di MS exelnya untuk analisis data statistik uji t seperti di atas, silahkan menghubungi kami. Terima kasih telah berkunjung.

Rumus Statistik Uji Reliabilitas

Rumus Statistik Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas dalam penelitian dilakukan untuk menguji seberapa tinggi konsistensi hasil pengukuran instrumen penelitian yang dilakukan. Dalam penelitian pendidikan matematika yang saya lakukan dengan judul “Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Matematika” di salah satu SMA negeri Kab. Konawe,  Instrumen penelitian yang admin gunakan berupa tes essay dan pilihan ganda sehingga rumus uji reliabilitas yang admin gunakan ada dua, yang akan admin jelaskan berikut ini.

“Untuk mengetahui reliabilitas instrumen soal bentuk esai digunakan teknik Alpha Cronbach dengan langkah langkah sebagai berikut.
  1.  Menentukan nilai varian setiap butir pertanyaan:
  2. Menentukan nilai varian total:
  3. Menentukan reliabilitas instrumen:
Jika r11 > 0,6 maka instrumen penelitian tersebut reliabel (Siregar, 2013: 90).

Keterangan :
n = Jumlah sampel
$X_i$= Jawaban responden untuk setiap butir pertanyaan
$\Sigma Y$= Total jawaban responden untuk setiap butir pertanyaan
$\sigma_t^2$= Varian total
$\Sigma \ \sigma_b^2$= Jumlah varian butir
k = Banyaknya butir pertanyaan
r11 = Koefisien realibilitas instrumen

Adapun untuk mengetahui reliabilitas instrumen soal bentuk pilihan ganda dengan banyak soal genap digunakan teknik Spearman Brown dengan rumus:
$r_{11}=\frac{2R_{XY}}{1+ R_{XY}}$
dimana X skor belahan ganjil dan Y skor belahan genap. Nilai rtabel dapat dilihat di tabel product moment dengan ketentuan $r_{( \alpha , \ n-2)}$. Apabila $r_{11} > r_{tabel}$, instrumen penelitian dikatakan reliabel (Siregar, 2013: 97-100).”

Demikian postingan kami tentang Rumus Statistik Uji Reliabilitas.

Sumber kutipan: Batauga, Fredi. “Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Integral Substitusi Siswa Kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi”. Skripsi. Unaaha: Universitas Lakidende.

Rumus Statistik Uji Validitas

Rumus Statistik Uji Validitas
Uji validitas dalam penelitian dilakukan untuk menguji valid atau tidaknya instrumen penelitian yang dilakukan. Khususnya dalam penelitian pendidikan matematika yang saya lakukan dengan judul “Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Matematika” di salah satu SMA negeri Kab. Konawe.

Instrumen penelitian yang saya gunakan berupa tes essay dan pilihan ganda sehingga rumus uji validitas yang saya gunakan ada dua, yang akan saya jelaskan berikut ini.

Pada penelitian yang saya lakukan, instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah tes. Penyusunan soal tes tersebut diawali dengan menentukan kompetensi dasar dan indikator yang akan diukur, menyusun kisi-kisi tes berdasarkan kompetensi dasar dan indikator yang dipilih, kemudian menyusun butir tes berdasarkan kisi-kisi yang dibuat. 

Sebelum digunakan pada sampel penelitian dalam hal ini saya menggambil satu kelas, dilakukan uji coba untuk mengetahui validitas setiap butir tes apakah layak untuk digunakan sebagai alat ukur yang baik, yaitu valid dan reliabel.

Untuk mengetahui validitas setiap butir soal esai dari instrumen tes tersebut digunakan rumus korelasi Product Moment:
rxy
Keterangan: 
rXY = Koefisien korelasi
X = Skor butir soal yang dicari validitasnya
Y = Skor total
n = Banyaknya responden

Nilai rXY yang diperoleh dibandingkan dengan nilai r pada Tabel Harga Kritis r Product Moment (rTabel) pada taraf signifikansi 5%. Jika rXY $\ge$ rTabel maka butir soal tersebut valid, sebaliknya jika rXY < rTabel maka butir soal tersebut tidak valid (Siregar, 2013: 77).

Untuk mengetahui validitas setiap butir soal pilihan ganda dari instrumen tes tersebut digunakan rumus korelasi point biserial:
r bis

Menurut Arikunto (2008: 80), makin tinggi koefisien yang dimiliki makin valid butir instrumen tersebut. Secara umum apabila koefisien korelasinya sudah lebih besar dari 0,3 maka butir instrumen tersebut sudah dikategorikan valid.

Demikian postingan kami tentang Rumus Statistik Uji Validitas.

Sumber kutipan: Batauga, Fredi. “Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Integral Substitusi Siswa Kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi”. Skripsi. Unaaha: Universitas Lakidende.

Rumus Statistik Uji Normalitas

Uji normalitas dalam penelitian dilakukan sebagai salah satu uji pra-syarat yang harus dilakukan untuk menggunakan suatu uji statistik parametrik, apakah data populasi berdistribusi normal atau tidak. Khususnya dalam penelitian pendidikan matematika yang saya lakukan dengan judul “Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Matematika” di salah satu SMA negeri Kab. Konawe, saya menggunakan dua uji statistik penelitian yaitu Uji-t dan Uji-F.

"Adapun uji normalitas yang admin gunakan adalah Uji Kolmogorov-Smirnov dengan langkah-langkah sebagai berikut.

a) Data hasil pengamatan disusun mulai dari nilai pengamatan terkecil sampai nilai pengamatan terbesar.
b) Dari nilai pengamatan tersebut kemudian disusun distribusi frekuensi kumulatif relatif, dan dinotasikan dengan Fa(Y).
c) Menghitung nilai dengan rumus $Z= \frac{Y- \mu}{ \sigma}$ dimana $\mu$ adalah mean dan $\sigma$ adalah standar deviasi.
d) Menghitung distribusi frekuensi kumulatif teoritis (berdasarkan arah kurva normal) dinotasikan dengan Fe(Y).
e) Menghitung selisih antara Fa(Y) dan Fe(Y).
f) Mengambil angka selisih maksimum dan dinotasikan dengan D.
D = maks |Fa(Y) – Fe(Y)|
g) Bandingkan nilai D yang diperoleh dengan $D_{(\alpha, \ n-1)}$ dari tabel nilai D untuk uji Kolmogorov-Smirnov. Kriteria pengujian: jika Dhitung ≤ Dtabel maka data berdistribusi normal (Siregar, 2013: 153-162). “

Demikian postingan kami tentang Rumus Statistik Uji Normalitas.

Sumber kutipan: Batauga, Fredi. “Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Integral Substitusi Siswa Kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi”. Skripsi. Unaaha: Universitas Lakidende.

Cara Agar Kode Latex Menjadi Responsive

Cara Agar Kode Latex Menjadi Responsive
Bagi sobat blogger sekalian yang memiliki blog yang bertemakan tentang matematika atau yang berkaitan dengan matematika tentu tidak asing lagi dengan yang namanya kode latex dimana dengan kode latex ini kita dapat menampilkan simbol-simbol, persamaaan, dan rumus-rumus matematika di blogspot dimana ketika kita mengetik kode ax^2+bx+c dengan cara yang telah dibahas pada tulisan Cara Menulis Simbol-simbol dan Persamaan Matematika di Blogspot maka akan tampil $ax^2+bx+c$.

Salah satu manfaat menggunakan kode latex dalam artikel matematika adalah tidak terlalu banyak menggunakan gambar-gambar untuk menuliskan persamaan atau rumus matematika yang akan membuat loading blog menjadi lebih lambat. Selain itu, artikel kita menjadi rapih dan menyenangkan untuk dilihat dan akan lebih menyenangkan lagi apabila kode latex yang kita buat menjadi ikut menyesuaikan tampilan ukuran layar perangkat browser pembaca blog kita. 

Perlu diketahui oleh sobat blog sekalian bahwa umumnya template blog kita yang menggunakan desain yang resvonsive tidak menyebabkan kode latex yang kepanjangan ke samping kanan terlihat keseluruhannya karena tidak menyesuaikan dengan ukuran layar. Alasannya, karena si pembuat template responsive tidak meletakan kode yang membuat kode latex juga ikut menyesuaikan ukuran layar. Untuk itu Cara Agar Kode Latex Menjadi Responsive maka kita perlu menambahkan kode yang bisa di download DISINI


Kode di atas di letakan sebelum kode ]]></b:skin> sebagaimana tampak pada gambar berikut ini.
 

Demikian pembahasan kali ini tentang Cara Agar Kode Latex Menjadi Responsive. Semoga bermanfaat untuk blogger sekalian.

Pengalaman dan Cara Beli Domain di Namecheap

Pengalaman dan Cara Beli Domain di Namecheap
Namecheap dot com merupakan salah satu tempat yang bisa kita kunjungi jika kita ingin membeli domain. Saya membeli domain di tempat itu karena banyak blogger yang merekomendasikannya karena dua alasan. Pertama, karena domainnya murah dan yang kedua mudah prosesnya. Karena Namecheap dot com berasal dari luar negeri maka pembayaran saya pada waktu itu menggunakan mata uang dollar melalui akun paypal yang saya miliki.

Kamu tahu apa itu domain? Domain itu seperti .com, .info, .co.id, dan sebagainya yang terletak pada alamat blog/website kita misalnya matematikakubsa.info. Saya juga kurang tahu manfaat utama memiliki domain selain memperpendek alamat blog kita agar mudah diingat dan agar terlihat lebih profesional. Apalagi jika Anda ingin membuat blog yang akan digunakan untuk jualan, maka sebaiknya mengunakan domain-domain level atas yang telah dikenal seperti contoh sebelumnya di atas untuk menambah kepercayaan pengunjung Anda.

Jika tertarik membeli domain, silahkan kunjungi situsnya di alamat aslinya www.namecheap.com untuk melakukan pendaftaran atau di https://affiliate.namecheap.com/?affId=122958 yang merupakan link affiliasi saya di Namecheap dot com. Jadi, jika berkenan daftarnya lewat link tersebut, maka saya akan mendapat komisi dari hasil mengajak orang membeli domain di Namecheap dot com tersebut. Anda pun juga bisa mendaftar program affiliasi namecheap dan mereferensikan kepada orang-orang untuk melakukan pembelian melalui link affiliasi Anda di Namecheap dot com. Setelah mengunjungi link tersebut akan tampil seperti gambar berikut ini.


Ketik nama alamat blogmu yang akan dipasangi domain misalnya blog saya matematikakubisa.blogspot.com maka saya mengetik matematikakubisa. Setelah mengklik tombol search pada kotak pencarian nama domain maka akan tampil seperti gambar berikut ini. Misalnya saya ingin membeli yang berdomain dot com maka saya mengklik gambar keranjang belanja yang dilingkari tersebut.



Setelah itu klik View Chart untuk melihat detail pesanan domain kita. Setelah itu, jika dirasa sudah cocok dengan domainnya maka klik Comfirm Order untuk mengkonfirmasi orderan kita. Maka, akan tampil seperti gambar berikut ini.


Jika belum punya akun maka lakukan pendaftaran akun dulu dengan mengisi password, nama depan, nama belakang, dan email Anda. Karena saya sudah punya akun jadi saya tinggal login saja dengan mengisi username dan password. Setelah itu, isi kontak informasi akun kemudian klik Continue sebagaimana pada gambar di bawah! Perhatikan ICANN Fee, itu adalah biaya tahunan wajib sebesar $ 0,18 untuk setiap tahun pendaftaran domain, perpanjangan atau transfer.apabila berlaku untuk suatu domain.
Setelah mengisi kontak informasi dan mengklik continue, ceklis  Save the configuration above to my default checkout settings kemudian klik lagi continu yang ada di bawahnya. Setelah itu lakukan pembayaran untuk menyelesaikan pesanan Anda dan tunggu konfirmasi selanjutnya. Sampai di sini saja tulisan tentang Pengalaman dan Cara Beli Domain di Namecheap, semoga bermanfaat.

Isi Landasan Teori dalam Proposal Penelitian Skripsi

Bab II, Landasan Teori, berisis pendekatan-pendekatan atau teori-teori relevan dengan judul dan rumusan masalah yang akan digunakan untuk mengupas, menganalisis, dan menjelaskan variabel yang akan diteliti. Pendekatan atau teori yang akan digunakan, tentunya dikutip dari pendapat para ahli di bidangnya dari berbagai sumber bacaan yang telah teruji kebenarannya.

Pendapat para ahli tersebut berfungsi untuk menguatkan argumentasi kita dalam menganalisis masalah yang kita kaji dalam penelitian skripsi yang kita lakukan. Sebagai seorang mahasiswa atau yang berkecimpung dalam dunia akademik merupakan suatu keharusan terhadap kode etik keilmiahan untuk mencantumkan sumber bacaan tersebut di dalam proposal penelitian skripsi kita.

Pencantuman sumber bacaan ini merupakan penguat dan pengahargaan kita terhadap karya orang lain. Terdapat teknik yang mengatur cara-cara pencantuman sumber bacaan yang shahi, baik sumber bacaan yang beasal dari makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi, buku, majalah, surat kabar, antologi, maupun website di internet yang diatur dalam teknik notasi ilmiah yang terdiri atas catatan teks dan catatan kaki. Perlu diingat bahwa tidak semua sumber bacaan dapat dicantumkan dalam landasan teori, seperti diktat perkuliahan.
(Sumber: Niknik M. Kuntaro, Cermat dalam Berbahasa Teliti dalam Berpikir, 2007, hlm.185)

Ditulisan lain, telah dijelaskan bagaimana  Cara Menulis Latar Belakang Masalah Pendidikan Matematika. Pada tulisan ini, admin akan memberikan contoh bagaimana menyusun sub-sub judul dalam Bab II Landasan Teori.

Contoh Judul Admin: Pengaruh Pemahaman Konsep Limit dan Turunan Fungsi terhadap Hasil Belajar Integral Substitusi Siswa Kelas XII IPA SMAN 1 Wawotobi

Maka, isi landasan teori yang admin gunakan sebagai berikut.
A. Landasan Teori, berisi:
  1. Pembelajaran Matematika
  2. Karakteristik Pembelajaran Matematika
  3. Pengertian Pemahaman Konsep
  4. dst
B. Hasil Penelitian yang Relevan
C. Kerangka Berpikir
D. Hipotesis Penelitian

Demikian tulisan mengenai Isi Landasan Teori dalam Proposal Penelitian Skripsi, semoga dapat bermanfaat.

Copyright © Matematika Ku Bisa. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design
Kirim Pesan atau Soal
×
_

Hai, Kamu bisa kirim pesan atau PR Matematikamu ke Admin, di sini! Jangan lupa like halaman admin ya, terima kasih!