Belajar Matematika Online

Materi Aritmatika Sosial Kelas 7

Sebelumya kita telah membahas Materi Perbandingan, sehingga pada kesempatan ini kita akan melanjutkan membahas Materi Aritmatika Sosial.



Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak mungkin terlepas dari kegiatan yang terkait dengan artimetika sosial. Dalam artimetika sosial ini akan dibahas tentang kegiatan yang terkait dengan dunia perekonomian khususnya masalah jual beli seperti keuntungan, kerugian, diskon (potongan harga), bruto, neto, tara, dsb. Di dalam materi ini kalian akan diajak untuk menemukan dan memahami rumus terkait kegiatan artimetika sosial. Diharapkan rumus tersebut, tidak hanya sekadar dihafal, namun juga benar-benar dipahami.

Untuk lebih mudah memahami rumus-rumus yang nanti akan kalian temui, sebaiknya kalian membuka kembali pemahaman kalian tentang aljabar. Setelah mempelajari materi ini diharapkan kalian memahami tentang aktivitas di sekitar kita yang terkait dengan artimetika sosial. Selain itu, dengan memahami materi ini, diharapkan kalian bisa mengambil keputusan yang bijak jika suatu ketika dihadapkan pada suatu permasalahan terkait aritmetika sosial ini.

Untung dan Rugi

Dalam kehidupan sehari-hari kalian tentu tidak lepas dari kegiatan jual beli. Baik sebagai penjual maupun pembeli. Sebagai seorang penjual tentu menginginkan untung sebanyak-banyaknya. Sedangkan sebagai seorang pembeli, tentu kita ingin membeli dengan harga semurah-murahnya.

Dalam materi keuntungan dan kerugian ini lebih dipandang dari sudut pandang penjual, bukan pembeli. Sehingga kata untung yang dimaksud adalah keuntungan bagi penjual. Begitupun kata rugi adalah kerugian bagi penjual. Kapankah seorang penjual dikatakan mengalami keuntungan? Kapankah seorang penjual dikatakan mengalami kerugian?

Keuntungan terjadi apabila harga jual (HJ) atau total pemasukkan lebih dari harga beli (HB) atau modal yang dikeluarkan $(HJ>HB)$, sehingga besarnya untung (U) dirumuskan dengan:
$U = HJ-HB$
Adapun untuk mengetahui persentase keuntungan (PU) dari suatu penjualan terhadap modal yang dikeluarkan digunakan rumus:
$PU= \frac{HJ-HB}{HB}×100 \%$
Kerugian terjadi apabila harga jual lebih kecil dari harga beli $(HJ < HB)$, sehingga besarnya rugi (R) dirumuskan dengan:
 $R = HB - HJ $
Adapun untuk mengetahui persentase kerugian (PR) dari suatu penjualan terhadap modal yang dikeluarkan digunakan rumus:
$PU= \frac{HB-HJ}{HB}×100 \%$
Jika suatu barang yang akan dibeli dikenai diskon (potongan harga) sebesar d% yang diberikan oleh penjual maka harga barang tersebut setelah dikenai diskon (HD) adalah:
$HD= HJ - \frac{d}{100}×HJ $

Bruto, Neto, dan Tara

Istilah Neto (N) diartikan sebagai berat dari suatu benda tanpa pembungkus benda tersebut. Neto juga dikenal dengan istilah berat bersih. Misal dalam bungkus suatu snack tertuliskan neto 300 gram. Ini bermakna bahwa berat snack tersebut tanpa plastik pembungkusnya adalah 300 gram.

Istilah Bruto (B) diartikan sebagai berat dari suatu benda bersama pembungkusnya. Bruto juga dikenal dengan istilah berat kotor. Misal, dalam suatu kemasan snack tertuliskan bruto adalah 350 gram. Ini berarti bahwa berat snack dengan pembungkusnya adalah 350 gram.

Istilah Tara (T) diartikan sebagai selisih antara bruto dengan neto. Misal diketahui pada bungus snack tertuliskan bruto tertuliskan 350 gram, sedangkan netonya adalah 300 gram. Ini berarti bahwa taranya adalah 50 gram. Atau secara sederhana berat pembungkus dari snack tersebut tanpa isinya. Jadi,
$T = B - N$
Tiga pemisalan di atas dimaksudkan agar kalian mudah dalam memahami makna istilah bruto, neto, dan tara. Kalian bisa mengaplikasikan untuk benda-benda lain yang sesuai.

Persentase Neto dan Tara

Misal diketahui Neto=N, Tara=T, dan Bruto=B, Persentase Neto=%N, Persentase Tara = %T.
Persentase neto dapat dirumuskan dengan $\% N= \frac{N}{B}×100 \%$
Persentase tara dapat dirumuskan dengan $\% T= \frac{T}{B}× 100 \%$

Soal dan Jawaban
  1. Soal No. 1 dst. Ayo Kita Berlatih 6.1 (Memahami Keuntungan dan Kerugian)
  2. Soal No. 1 dst. Ayo Kita berlatih 6.2 (Menentukan Bunga Tunggal)
  3. Soal No. 1 dst. Ayo Kita Berlatih 6.3 (Bruto, Neto, dan Tara)
Setelah materi Aritmatika Sosial, selanjutnya adalah Materi Garis dan Sudut.

Berlangganan Update Artikel Terbaru via Email:

No comments:

Post a Comment

Komentar yang tidak baik atau menampilkan segala hal yang tidak baik, tidak akan kami setujui atau akan kami hapus!

Copyright © Matematika Ku Bisa. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design