Belajar Matematika Online

Kerangka Menulis Buku

Sebelum menulis buku tentunya kita sudah memiliki judul buku yang menarik. Dari judul buku tersebut, kita mengembangkan kerangkanya yang mengambarkan isi dari buku yang akan ditulis. Kerangka ini merupakan peta atau gambaran garis besar isi buku yang didasarkan pada pemikiran dan referensi yang dibaca oleh penulis. Kerangka buku bisa dikatakan janji penulis kepada diri sendiri dan juga calon pembaca bukunya tentang apa yang akan dijabarkannya secara garis besar melalui bab-bab atau bagian-bagian yang merupakan pendukung judul buku. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun kerangka buku:

Hal-hal yang Diperhatikan dalam Kerangka Menulis Buku
  1. Kerangka merupakan gambaran umum isi buku berupa  judul-judul bab dan sub-subnya.
  2. Setiap judul bab dan subnya harus relevan, serta mendukung topik dan judul buku
  3. Judul-judul bab dan sub-subnya saling mengikat tetapi tidak tumpang tindih.
  4. Judul-judul dan sub-subnya disusun secara kronologis sesuai dengan urutan secara bertahap, misalnya mulai dari bagian paling mudah berkembang ke bagian yang paling sulit, mulai dari bagian yang paling umum ke bagian yang paling khusus, dan sebagainya.
  5. Pengulangan kata atau frasa sebaiknya dihindari agar tulisan tidak membosankan, tetapi terlihat kreatif dan banyak ide.
  6. Judul bab dab sub-subnya tidak diberi garis bawah, tanda petik dan tanda tanya.
  7. Gunakan istilah umum yang dipakai sehari-hari, hindari penggunaan istilah-istilah yang menyulitkan pembaca.
  8. Judul bab berupa kata atau frasa (bukan kalimat) dan ditulis dengan konsisten.
Cara Menyusun Kerangka Menulis Buku

Sebelum menyusun kerangka buku, kita harus memikirkan  dan mengumpulkan ide-ide untuk mengembangkan sebuah pokok bahasan atau menjawab satu permasalahan. Jika dirasa satu pokok pembahasan ini tidak cukup dalam mendukung isi dari sebuah judul buku maka kita perlu memikirkan, mencari, mengumpulkan lagi variabel-variabel atau komponen yang bisa mendukung isi buku, kemudian dikelompok-kelompokan, kira-kira pembahasan tersebut masuk di bab mana.

Ada dua teknik cara menyusun kerangka penulisan buku. Pertama yaitu dengan teknik acak-acakan. Teknik acak-acakan maksudnya adalah penulis mengeluarkan gagasan secara acak (tidak ada urutan yang jelas, belum diurutkan) dalam menyusun kerangka buku. Pencarian dan penulisan gagasan tidak berhenti sebelum gagasan itu habis. Semakin keras kita berpikir maka semakin banyak gagasan yang terkumpul.

Misalnya, saya ingin menulis sebuah buku atau bab dengan judul "Ngeblog Sambil Jualan atau Jualan Sambil Ngeblog" maka apa yang terpikirkan dari judul tersebut saya tulis yaitu:
  • Apakah Blogspot Bisa Menghasilkan Uang (1)
  • Cara Mengelola Blog Agar Menghasilkan Uang (2)
  • Perlukah Membeli Domain untuk Mengganti Domain Blogspot (3)
  • Cara Menggunakan Blog Bagi Pemula (4)
  • Mengetahui Apa, Bagaimana dan Tujuan Membuat Blog (5)
  • Cara Membuat Blog Gratis di Blogger dengan Mudah (6)
  • Fungsi Menu-menu yang Ada pada Dasbor Blogger (7)
  • Cara Memposting Artikel di Blogger.com (8)
  • Mencari Kata Kunci Terbanyak di Google (9)
  • Cara Menulis Postingan di Blog Agar Cepat Terindex (10)
  • Cara Cepat Agar Artikel Blog Muncul di Google Paling Atas (11)
  • Cara Menulis Simbol, Rumus dan Persamaan Matematika di Blog (12)
  • Cara Membuat Artikel Menarik di Blog (13)
  • Cara Melindungi Blog dari Copy Paste (14)
  • Pilih Ngeblog Sambil Jualan atau Jualan Sambil Ngeblog (15)
  • Masih Mau Ngeblog Karena Uang atau Hobby (16)
  • Memakai Template Blog Jualan Produk Sambil Ngeblog (17)
  • Membuat Landing Page Blogspot Promosi Produk (18)
  • Blogger Sukses Ngeblog Sambil Jualan atau Jualan Sambil Ngeblog (19)
  • Tidak Semua Ngeblog Karena Uang (20)
Dari judul-judul pembahasan tersebut yang saya kumpulkan secara acak maka perlu diurut mana yang lebih dahulu dan mana yang saling tumpang tindih dan apakah dari 20 judul tersebut perlu ditambah atau dikurangi. Artinya kerangka yang dibuat harus diperiksa lagi sampai menghasilkan kerangka yang terbaik.

Teknik yang kedua dalam menyusun kerangka menulis buku teknik jejaring. Teknik jejaring maksudnya membuat gagasan dari gagasan yang telah ada. Dimulai dari judul buku kemudian menghasilkan gagasan dari judul tersebut dan dari gagasan tadi dibuat lagi gagasan baru sampai gagasan yang tidak bisa lagi dikembangkan. Perhatikan contoh berikut ini menggunakan teknik jejaring untuk mengembangkan sebuh judul "Cara Menulis Buku untuk Diterbitkan Bagi Pemula".

Contoh Menyusun Kerangka Menulis Buku

Dari gambar contoh menyusun kerangka menulis buku di atas, perlu lagi dikembangkan sehingga mampu menyajikan pembahasan yang baik sesuai dengan judul bukunya. Demikianlah apa yang bisa saya tulis dalam postingan ini dengan judul Kerangka Menulis Buku. Semoga bermanfaat.

Berlangganan Update Artikel Terbaru via Email:

No comments:

Post a Comment

Komentar yang tidak baik atau menampilkan segala hal yang tidak baik, tidak akan kami setujui atau akan kami hapus!

Copyright © Matematika Ku Bisa. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design