Cara Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB

Membedakan Soal Cerita FPB dan KPK sebenarnya hal yang mudah, asalkan kita paham apa Pengertian FPB dan KPK beserta Contohnya. Jika kita sudah mengetahui apa pengertiannya, maka kita dapat membuat Contoh Soal Cerita KPK dan  Contoh Soal Cerita FPB. Sebelum Anda lanjut membaca tentang Perbedaan Soal Cerita KPK dan FPB, ada baiknya Anda menyimak penjelasan saya tentang Cara Mencari KPK dan FPB Termudah.

Adapun Cara Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB adalah dengan melihat Ciri Soal Cerita KPK dan FPB  dari soal yang diberikan.

Ciri-Ciri Soal Cerita FPB (Faktor Persekutuan Terbesar)
  • Nilai angka pada pilihan jawaban lebih kecil atau sedikit dari bilangan yang ada pada soal yang diberikan (pada soal pilihan ganda). Misalnya, jika pada soal yang dicari adalah FPB dari 18 dan 24, maka tidak mungkin jawabannya lebih besar dari 24. Sehingga jika semua pilihan jawaban pada soal pilihan ganda nilai bilangannya lebih kecil daripada soal, maka kemungkinan itu adalah soal FPB.
  • Ada kata-kata "paling banyak, sebanyak-banyaknya, sama banyak, jumlah yang sama, jenis yang sama, atau sama rata". Jika salah satu atau beberapa dari kata-kata tersebut ada di dalam suatu soal, maka soal tersebut kemungkinan besar adalah soal FPB.
Ciri-Ciri Soal Cerita KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil)
  • Nilai angka pada pilihan jawaban lebih besar dari bilangan yang ada pada soal (pada soal pilihan ganda). Misalnya, jika pada soal yang dicari adalah KPK dari 24 dan 32, maka tidak mungkin jawabannya lebih kecil dari 32. Sehingga jika semua pilihan jawaban pada soal pilihan ganda nilai bilangannya lebih besar daripada soal, maka kemungkinan itu adalah soal KPK.
  • Bisa juga pilihan jawaban berupa waktu (hari, tanggal, jam, tahun, dsb.). Misalnya pada soal "mereka akan melakukannya bersama-sama lagi pada hari . . . .", maka pilihan jawaban tentu saja berupa hari.
  • Ada kata-kata "setiap - sekali - setiap - sekali , mereka, bersamaan, bersama-sama, atau bersama-sama lagi". Jika salah satu atau beberapa dari kata-kata tersebut ada di dalam suatu soal, maka soal tersebut kemungkinan besar adalah soal KPK.
Contoh Soal Cerita FPB
"Amir memiliki 12 buah mangga dan 18 buah jeruk. Amir ingin menggabung kedua buah tersebut untuk dimasukkan ke plastik-plastik dengan jumlah plastik maksimal. Berapakah seharusnya masing-masing jumlah mangga dan jeruk agar masing-masing plastik memiliki jumlah mangga dan jeruk yang sama dengan plastik lainnya?"

Contoh Soal Cerita KPK
"Di suatu tempat hiburan, lampu merah menyala tiap 6 detik dan lampu kuning menyela tiap 8 detik. Pada awalnya, lampu menyalah menyala lebih dulu dan 8 detik kemudian, disusul lampu kuning. Pada detik ke berapa kedua lampu akan menyala bersama untuk pertama kalinya?"

Demikianlah pembahasan tentang Cara Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB , semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB"

Post a Comment

Komentar yang tidak baik atau menampilkan segala hal yang tidak baik, tidak akan kami setujui atau akan kami hapus!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel


Harga Promo Rp.85000 (Rp. 100.000)
KLIK DI SINI
Mau gabung Grup WA Matematika Ku Bisa? Join Di Sini!